DALANG GANTENG ASAL SIRAMAN
Pemdes Siraman 26 Agustus 2016 13:27:07 WIB
Kecintaannya terhadap wayang sejak kecil mengantarkan Pemuda kelahiran 11 September 1988 ini menjadi Dalang. Sigit Nurwanto Pemuda asli Siraman yang tepatnya beralamat di RT 001 RW 007 Dusun Seneng ini memulai Karirnya sebagai dalang di Kota Yogyakarta.
Peribahasa jawa mengatakan “Ndhagang Tuna Andhum Bathi, Wong Urip Kari Nglakoni” garis hidup manusia tidak ada yang mengetahui kecuali Allah SWT. Begitu pula Sigit Nurwanto jalan hidup menuntunnya ke jalan cita-cita yang diinginkan sejak kecil.
Pada mulanya Sigit yang hanya lulusan SMP bekerja di warung stempel milik Saudaranya yang ada di Yogyakarta. Sigit mempunyai teman yang sudah mengabdi di Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat, mengajaknya untuk bergabung. Singkat kata, tahun 2009 ikut mengabdi di Karaton Yogyakarta Hadiningrat. Terbukalah kesempatan Sigit untuk menjadi dalang. Sigit menempuh pendidikan Dhalang yang dia impikan. Masuk di pawiyatan dhalang HABIRANDHA tahun 2010. Pada tahun 2013 lulus sebagai DHALANG TERBAIK dari 9 konco dhalang. Dari mendhalang di begbagai tempat ia mengatakan “Ndhalang yang paling berkesan ketika tampil di Pendopo Ndluweh Kotagede” durasi yang semula 1 ½ jam diubah menjadi 25 menit. Dengan lakon Anoman Obong. Sehingga ia mengatakan “iki mau ora mung Anoman sing kobong, Dhalange yo melu kobong”.
Sigit Nurwanto tampil perdana di Desa Siraman pada hari Senin Pahing tanggal 15 Agustus 2016 dalam rangka Rasul di Dusun Seneng. Meskipun tampil perdana di Desa Siraman, namun penampilan Sigit Nurwanto sudah 14kali diuar Gunungkidul.
CIta-cita yang tinggi tidak terhalang oleh keadaan dan uang. Usaha yang gigih dan kedekatan terhadap Allah SWT membukakan jalan menuju cita-cita. Sigit Nurwanto memiliki tujuan dengan mendhalang akan digunakan untuk jalan dakwah. Ditiap penampilannya Sigit Nurwanto menyelipkan pesan sosial dan agama “Nderek Sunan Kalijogo”. Kegigihan Sigit Nurwanto semoga menjadi semangat untuk para muda-mudi Generasi Bangsa.
Komentar atas DALANG GANTENG ASAL SIRAMAN
Wayang Kulit, kesenian yang adhiluhung,wajib diuri2,dipertahankan dan dibudayakan....
Formulir Penulisan Komentar
Pencarian
Komentar Terkini
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Pengunjung | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
- Rapat Koordinasi Kelompok Tani “Tani Maju” Siraman II Bahas Laporan Pertanggungjawaban Tahun 2025
- Pemkal Siraman dan Bamuskal Koordinasikan KDMP dan BUMKal Mandiri Siraman
- Midhang Wujud Nadzar Dukuh Baru Seneng Digelar di Halaman Balai Padukuhan
- Pamong Kalurahan Siraman Ikuti Upacara Peringatan Hari Desa Nasional 2026 di Tebing Breksi
- Perkal Siraman tentang APBKal TA 2026
- PKTD Dana Desa di Kalurahan Siraman Menjadi Sarana Pemulihan ODDP
- Apel dan Gerakan Bersih Kali Pancuran Bersama Bupati Gunungkidul


















