Lokakarya Residensi Seni Internasional SandiSwara FKY di Padukuhan Seneng
No Name 07 Oktober 2025 10:22:53 WIB
Selasa (07/10/2025), Balai Padukuhan Seneng menjadi saksi pelaksanaan Lokakarya Residensi Seni Internasional SandiSwara Festival Kebudayaan Yogyakarta 2025 yang berlangsung mulai pukul 09.30 WIB dan dihadiri oleh perwakilan budaya dari Hongkong dan Thailand, Lurah Siraman, Carik Siraman, Dukuh Seneng, tokoh budaya setempat, dan segenap warga masyarakat Padukuhan Seneng. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Festival Kebudayaan Yogyakarta yang menghadirkan seniman lokal maupun internasional untuk berkolaborasi dalam pengembangan karya seni berbasis tradisi.
Acara diawali dengan sambutan dari Lurah Siraman yang menyampaikan apresiasi atas terpilihnya wilayahnya sebagai lokasi kegiatan residensi seni. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya pelestarian budaya lokal sebagai sumber inspirasi bagi karya seni kontemporer. Setelah sambutan, peserta lokakarya mendapatkan penjelasan menarik mengenai kisah Pasar Kawak—sebuah cerita lokal yang menjadi simbol dinamika kehidupan masyarakat setempat.
Selanjutnya prosesi adat midhang yang dipimpin langsung oleh Lurah Siraman. Prosesi ini turut diikuti oleh beberapa dari Hongkong dan Thailand sebagai bentuk penghormatan terhadap tradisi lokal. Salah satu bagian menarik dari prosesi tersebut adalah ritual menarik kupat wurung, yang bermakna sebagai simbol penolak bala atau upaya menghindarkan diri dari marabahaya. Kehadiran seniman mancanegara dalam ritual ini menambah nuansa akulturasi budaya yang memperkaya makna kegiatan.
Melalui kegiatan lokakarya ini, diharapkan terjalin pertukaran ide dan pemahaman lintas budaya antara seniman lokal dan internasional, sekaligus memperkenalkan nilai-nilai budaya tradisional Yogyakarta ke kancah dunia.
Bima Rosanto, mewakili FKY mengucapkan banyak terima kasih, teman-teman terharu karena dipersiapkan seramah, sehangat, dan senyaman ini, kemudian dipersiapkan ritual dan tata cara midhang, mereka cukup kaget dan takjub. Semoga Padukuhan Seneng, ringin pasar kawak akan selalu dikenang dan dibawa sampai negara seberang. Dan menjadi pemantik untuk kami berusaha melestarikan dan merawat kebudayaan di dusun seneng. Sehingga dapat menjadi awalan akan harapan datangnya kunjungan-kunjungan dari lokal, nasional, internasional ke depannya.
Formulir Penulisan Komentar
Pencarian
Komentar Terkini
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Pengunjung | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
- Rapat Koordinasi Kelompok Tani “Tani Maju” Siraman II Bahas Laporan Pertanggungjawaban Tahun 2025
- Pemkal Siraman dan Bamuskal Koordinasikan KDMP dan BUMKal Mandiri Siraman
- Midhang Wujud Nadzar Dukuh Baru Seneng Digelar di Halaman Balai Padukuhan
- Pamong Kalurahan Siraman Ikuti Upacara Peringatan Hari Desa Nasional 2026 di Tebing Breksi
- Perkal Siraman tentang APBKal TA 2026
- PKTD Dana Desa di Kalurahan Siraman Menjadi Sarana Pemulihan ODDP
- Apel dan Gerakan Bersih Kali Pancuran Bersama Bupati Gunungkidul

.jpeg)
















