GERBUAN MERUPAKAN KEBUDAYAAN YANG MASIH LESTARI
Pemdes Siraman 12 April 2017 15:33:21 WIB
Gerbuan/gugur gunung/kerjabakti/gotongroyong masih sangat terjaga di Kabupaten Gunungkidul tak lain juga di Desa Siraman. Di Desa Siraman sangat tinggi rasa kebersamaan warga masyarakat. Salah satunya adalah gerbuan atau lebih dikenal dengan kerja bakti. Gerbuan dilaksanakan rutin tiap satu minggu sekali atau 2 minggu sekali. Biasanya bersama-sama membersihkan lingkungan maupun merehab sarana prasarana di wilayah tersebut. Gerbuan sudah menjadi ciri khas dan juga menjadi sebuah adat istiadat atau budaya yang masih sangat lestari. Gerbuan sangat efektif untuk menumbuhkan rasa kekeluargaan dan kepedulian antar warga masyarakat. Tidak tanggung-tanggung, seluruh warga masyarakat dari berbagai profesi, jabatan, pengusaha, petani, buruh, pria dan wanita bersatu padu, bersama-sama melaksanakan kegiatan yang ada di wilayah tersebut. Disitulah warga bisa berbagi baik itu berbagi makanan, minuman, cerita suka duka tanpa ada sekat.
Gerbuan juga merupakan tempat awal terjadi sebuah perencanaan karna biasanya menjadi tempat ngobrol yang asik sambil bekerja bersama, ngobrol bersama, wedangan bersama. Dengan pemikiran yang sama, tujuan yang sama, cita-cita yang sama yaitu memajukan wilayah baik itu pembangunan fisik maupun non fisik. Yang kemudian dibahas bersama di rapat koordinasi RT dan dibawa dimusyawarah Dusun kemudian dibawa ke Musyawarah Desa.
Gerbuan juga menjadi keuntungan tersendiri untuk Pemerintah Desa. Program-program desa yang menyasar langsung ke warga menjadi lebih mudah terlaksana terutama dibidang pembangunan. Dengan adanya gerbuan, target pekerjaan lebih cepat tercapai. Biaya untuk pekerja juga lebih sedikit karena banyaknya swadaya tenaga kerja dengan dikerjakan secara gerbuan/kerjabakti sehingga hasil pekerjaan lebih maksimal dengan biaya yang direncanakan. Keuntungan-keuntungan dari gerbuan juga dirasakan oleh warga setempat dikarenakan hasil pembangunan lebih optimal dengan biaya yang seharusnya untuk upah pekerja bisa dialihkan ke bahan bangunan. Sehingga target-target pembangunan fisik primer (jalan dan drainase) Pemerintah Desa cepat terselesaikan dan bisa beralih ke pembangunan fisik lain (sanimas, ipal, pengolahan sampah dll).
trims.
Komentar atas GERBUAN MERUPAKAN KEBUDAYAAN YANG MASIH LESTARI
Formulir Penulisan Komentar
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
- Indonesia Raya 3 Stanza
- Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan ROPK, Pengisian Aplikasi KENES, dan Pelaporan
- Monitoring PBB oleh Kapanewon Wonosari
- Pembinaan Digital Marketing bersama Shopee untuk Pelaku Usaha Kalurahan Siraman
- Laporan Hasil Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Kalurahan Siraman TA 2025
- RAT Koperasi Desa Merah Putih Kalurahan Siraman Tahun Buku 2025
- Upacara Pengetan Kaping 271 Hadeging Daerah Istimewa Yogyakarta di Kalurahan Siraman
Komentar Terkini
-
uduy
Ass wr wb .....saya admin dari web www.uduymacal.c...baca selengkapnya
27 April 2018 22:13:33 WIB -
GreenCoffee
Akhirnya, ekstrak ini juga terjangkau untuk membe...baca selengkapnya
23 Maret 2018 05:51:26 WIB -
mazgogiek
Ini adalah aset desa,milik kita bersama, DARI KITA...baca selengkapnya
02 Maret 2018 15:15:09 WIB -
mazgogiek
Alhamdulillah...... semakin cantik Siramanku...38 ...baca selengkapnya
02 Maret 2018 15:07:55 WIB -
mazgogiek
Alhamdulillah.... smoga bukan hanya sekitar rumah ...baca selengkapnya
02 Maret 2018 14:44:52 WIB -
Saluuutttt ...baca selengkapnya
17 Februari 2018 06:52:15 WIB -
Asnawi
Terobosan yang cemerlang, ????????...baca selengkapnya
21 Januari 2018 11:53:28 WIB -
MarfaCeni
Update skin, lifting wrinkles without jabs and pro...baca selengkapnya
25 Desember 2017 21:01:08 WIB -
Mazmoegogiek
Gamelan adalah "Pusoko Aji" kagem wong jowo,khusus...baca selengkapnya
20 Desember 2017 13:14:58 WIB -
Anto
Selamat untuk peserta dengan nilai tertinggi, sel...baca selengkapnya
19 Desember 2017 06:49:41 WIB
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Total Visitor | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |















